Selasa, 13 Juni 2017

Cara bijak menangkap ikan

Halo sobat penghobi mancing di seluruh pelosok Nusantara... Salam Strike buat kalian semua yang kebetulan memiliki kegemaran sama yaitu memancing "yang pasti  bukan mancing kerusuhan atau hal-hal negatip lainnya" hehehe...
Sebagai pendatang baru di dunia blogging, asaldapatikan pertama-tama tentunya ingin memperkenalkan diri kepada khalayak terutama sesama pecinta mancing.

Berawal dari sini mudah-mudahan kedepannya kita dapat saling sharring dan saling berbagi ilmu serta berbagi pengalaman seputar dunia mancing.Sebetulnya saya bukan hanya mengibarkan umbul-umbul seputar dunia mancing saja,tetapi lebih kesegala aktivitas yang bertujuan untuk mendapatkan hasil berupa ikan,udang,belut,cumi,kepiting dan berbagai species dari kerabat mereka,baik yang berhabitat di air tawar,payau dan air asin sebagaimana Panji utama kami yaitu asaldapatikan.

Tapi tunggu dulu,asaldapatikan bukan berarti asal-asalan dalam beraktivitas
memburu ikan,tetapi tentunya dengan cara-cara yang patut dan lazim dilakukan.
Lebih dari seperempat abad silam saya telah tekun melakoni aktivitas
"berburu satwa-satwa air" tersebut,jadi,sedikit banyak saya memiliki pengalaman pengalaman yang rasanya tidak  berlebihan bila suatu saat saya tulis disini denga
didasari rasa ikhlas ingin turut berpartisipasi dalam rangka mensosialisasikan
bagaimana berburu /menangkap ikan secara baik dan benar.
Ya,menangkap ikan secara bijak juga termasuk dalam kategori turut menjaga
kelestarian alam.sebab diluar sana sering kita jumpai orang-orang asik berburu dan menangkap ikan namun dengan cara-cara yang tidak semestinya.menangkap ikan
dengan racun misalnya,larutan kimia super keras dengan berbagai jenis dan merk
yang kesemuanya itu jelas berbahaya bagi kelestarian ikan bahkan tidak tertutup kemungkinan bisa juga bakal menjadi petaka terhadap pelakunya itu sendiri.
lebih konyolnya lagi ada beberapa pelaku yang memanfaatkan akar-akaran atau
tumbuh-tumbuhan tertentu untuk membuat racun ikan dengan dalih racun alami
lebih bijak daripada racun kimia.hahaha racun tetap saja racun,bukan bahan yang
perlu menjadi perhatian tapi dampaknyalah yang wajib diperhatikan.
Memburu ikan dengan menggunakan racun,bagi para pelakunya mungkin itu
dianggap sebagai cara jitu untuk mendapatkan hasil tangkapan yang banyak
hanya dengan sedikit tindakan.waktu yang dibutuhkan juga ralatif singkat yaitu
hanya perlu menunggu beberapa menit saja ikan dan semua kerabatnya bakal
sekarat lalu mengambang tak bernafas.
Satu lagi cara tak berperi yang harus menjadi perhatian bersama dan memang telah
mengundang keprihatinan banyak pihak yaitu memburu ikan dengan cara SETRUM.
Rangkaian listrik daya rendah "hanya beberapa volt saja" itu mungkin tergolong aman
bagi manusia karena efek yang ditimbulkan kira-kira hanya setara dengan efek kejut
dari sengatan seekor lebah madu,tetapi bagi si ikan,sengatan tersebut tergolong
petaka dahsyat karena dapat melepaskan ruh dari jasadnya secara spontan.
telor ikan bakal beku sebelum waktunya menetas dan anakan ikan bakal mati dalam
usia tak ideal.Itu baru dua contoh,adapun penggunaan Bom ikan dan cara-cara
ekstrem lainnya tentu masih banyak lagi dan bahkan semakin banyak dilakukan
diluar sana.

Sekarang saya akan kembali lagi ke misi awal.Sebagaimana misi yang saya kemukakan diawal tulisan ini yaitu PERKENALAN.
Benar pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang,tak sayang maka tak
cinta dan saya adalah orang yang memercayai pepatah tersebut meski kenyataannya kehidupan jaman sekarang terasa mulai berbeda dengan maraknya muda-mudi
yang saling jatuh cinta padahal mereka belum benar-benar saling kenal hehehe.... jadi nglantur
Oke,Sob.mudah-mudahan perkenalan ini dapat membawa kebaikan kedepannya.
Amien....
Sekali lagi Salam Strike dari saya buat kalian semua.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar